o
Iklim
= rata-rata udara di tempat yang LUAS DAN WAKTU YANG LAMA
§ Matahari : berdasarkan garis
lintang
1.
TROPIS
= 23,5 LU – 23,5 LS
2.
Subtropics
= 23,5 LU – 40 LU DAN 23,5 LS - 40 LS
3.
SEDANG
=40-66,5 LU/LS
4.
DINGIN
= >66,5 LU/LS
§ Koppen = berdasarkan intensitas
matahari dan curah hujan
1.
Intensitas
matahari
o
A
= Tropis
o
B=
kering
o
C
= sedang
o
D
= dingin
o
E
= kutub
2.
Curah
hujan
o
F
= tinggi
o
M
= sedang
o
W
= rendah
Ex = AF berarti ada di daerah
tropis curah hujan tinggi.
§ Junghun =berdasarkan ketinggian dan
jenis tanaman
1.
Panas
= 0-700 M, padi, jagung, kelapa, tebu, tembakau
2.
Sedang
= 700-1500 M, kopi, kina, teh, sayur, karet
3.
Sejuk
= 1500-2500 M , cemara dan pinus
4.
Dingin
= >2500, lumut
§ Schmidt – ferguson = berdasarkan
perbandingan bulan kering dan bulan basah
1.
Rumus,
Q = bulan kering x 100%
di bulan basah
2.
Dimana
bulan kering adalah curah hujan kurang dari 60 mm, bulan basah lebih dari 100
mm
3.
Setelah
ketemu prosentase dimasukan ke dalam table
|
Symbol
|
%
|
Jenis iklim
|
|
A
|
0 – 14,3
|
Sangat basah
|
|
B
|
14,4 – 33,3
|
Basah
|
|
C
|
33,3 - 60
|
Agak basah
|
|
D
|
60 - 100
|
Sedang
|
|
E
|
100 – 167,5
|
Agak kering
|
|
F
|
167,5 - 300
|
Kering
|
|
G
|
300 - 700
|
Sangat kering
|
|
H
|
>700
|
Ekstrim
kering
|
§ Cirri – cirri iklim di Indonesia
1.
Hujan
jatuh awal dari barat ke timur
2.
Semakin
ke timur curah hujan semakin kecil
3.
Pantai
barat Indonesia lebih banyak mendapat hujan daripada pantai timur
4.
Curah
hujan semakin bertambah dari dataran rendah ke pegunungan
5.
Hujan
maksimim sesuai dengan letak DKAT
6.
SUULSEL,
SULTRA, MALUKU TENGAH jatuh musim hujan bulan mei – juni
7.
Sumatera
mulai hujan bulan September, jawa bulan januari.
§ Alat – alat pengukur unsure
cuaca/iklim
1.
Thermometer
= suhu
2.
Barometer
= tekanan udara
3.
Hygrometer
= kelembaban udara
4.
Fluviometer
= curah hujan
5.
Anemometer
= kecepatan angin
No comments:
Post a Comment