o
Bahan
mentah = semua bahan yg diperoleh dari SDA
o
Bahan
baku = bahan mentah yg diolah atau tidak dan dapat dimanfaatkan untuk industry
o
Bahan
setengah jadi = bahan baku yg sudah diolah dan dapat dilanjutkan menjadi barang
jadi
o
Barang
jadi = barang yg siap digunakan oleh consumen
o
Zona
industry = daerah yang mempunyai daya ikat spasial terhadap daerah sekitarnya
dalam hal industry
o
Kawasan
industry = kawasan yang dijadikan pusat kegiatan industry
o
Kawasan
berikat (BONDED ZONE)= kawasan dengan
batas tertentu di dalam wilayah KEPABEANAN Indonesia dan didalamnya
diberlakukan ketentuankhusus di bidang PABEAN.
o
Relokasi
industry = pemindahan lokasi industry dari Negara maju ke Negara berkembang
o
Jenis
industry :
§ Berdasarkan bahan mentahnya :
1.
Ektraktif
= ambil langsung dari alam. Ex: pertambangan, kehutanan
2.
Non
ekstraktif = bahan diambil dari industry lain, ex: minyak goreng, otomotif
§ Jumlah tenaga kerja
1.
Rumah
tangga = 1-4 orang
2.
Kecil
= 5-19 orang
3.
Menengah
= 20 -99 orang
4.
Besar
= lebih dr 100 orang
§ Orientasi lokasi
1.
Pasar
= industry pakaian jadi, surat kabar, kaca.
2.
Tenaga
kerja = rokok, batik
3.
Tempat
pengolahan = pengalengan buah, pengalengan ikan
4.
Sumber
bahan mentah = semen, batu bara, keramik
§ Proses produksi
1.
Hulu
= bahan baku menjadi setengah jadi, kayu lapis, besi, baja
2.
Hilir
= setengah jadi menjadi bahan jadi, inyak goring, susu
§ Menurut DISPERINDAG
1.
KIMIA
DASAR
o
Kimia
organic = tekstil, bahan peledak
o
Agrokimia
= pupuk, pestisida
o
Kimia
anorganik = semen, kaca
o
Karet
dan selulosa = ban dan kertas
2.
Mesin
dan logam dasar
o
Industry
mesin, elektronik, alat konstruksi, kapal, besi, baja
3.
Aneka
industry
o
Tekstil
= ind kain, pakaian jadi
o
Alat
listrik dan logam = kulkas, TV, kipas
o
Kimia
= sabun, plastik
o
Pangan
= susu, mie, biscuit, minyak goring
o
Bahan
bangunan dan umum = gypsum, kayu lapis, marmer
4.
Industri
Kecil = Industri dengan tenaga kerja kecil, alat sederhana, modal kecil
teknologi sederhana
5.
Industry
fasilitatif = menghasilkan nilai tambah dari kegiatan wisata, perhotelan,
travel dl
o
Teori
lokasi industry
§ Lokasi industry by webber = lokasi
berdasarkan resiko biaya atau ongkos transport yang paling minimal. Syarat :
1.
Lokasi
industry adalah tempat yg topografinya seragam
2.
Iklim
dan kondisi penduduknya juga homogeny
3.
Terdapat
persaingan kegiatan industry
4.
Ketersediaan
bahan mentah yang memadai
5.
Ketersediaan
sdm
6.
Pengaturan
upah kerja
7.
Rumus
= indeks material = bobot bahan baku/bobot bahan jadi, bila im < 1 maka
lokasi industry harus dekat bahan mentah, bila > 1 harus dekat dengan pasar
§ Teori susut ongkos transport
1.
Semakin
besar rasio susut dalam pengelolaan maka industry cenderung ditempatkan pada
lokasi bahan mentah
2.
Bila
makin besar ongkos transport maka industry harus dekat dengan pasar.
§ Lokasi industry optimal by august
losch = tempat terbaik lokasi industry adalah yang menguasai PEMASARAN yang
paling luas.
o
Factor
penentu lokasi industry
§ Utama
1.
Lokasi
bahan mentah
2.
Modal
3.
Tenaga
kerja
4.
Sumber
energy
5.
Transportasi
dan komunikasi
6.
Pasar
7.
Teknologi
§ Tambahan
1.
Peraturan
pemerintah
2.
Lingkungan
budaya masyarakat
3.
Iklim
dan sumber air
-
Negara
maju dan berkembang
|
indikator
|
Negara
maju
|
Negara
berkembang
|
|
Mata pencaharian
|
Jasa dan industri
|
Agraris
|
|
teknologi
|
Teknologi
canggih dan modern
|
Sederhana
dan tradisional
|
|
pendidikan
|
Bebas
buta huruf
|
Masih
ada buta huruf
|
|
Kesehatan
|
Angka
harapan hidup tinggi >65
|
Nagka
harapan hidup rendah < 50
|
|
Pertumbuhan
penduduk
|
<
1 %
|
>
|
No comments:
Post a Comment