o
INTERAKSI
= hubungan timbale balik yang saling berpengaruh antara 2 wilayah atau lebih.
Interaksi dapat berupa ekonomi, budaya, politik, social. Ada aliran barang,
uang dan jasa.
§ Jenis interaksi:
1.
Saling
melengkapi (regional complementary)
2.
Saling
melemahkan (intervening complementary)
3.
Kemudahan
transfer atau pemindahan dalam ruang (spatial transfer ability)
§ Factor yang mempengaruhi :
1.
Jarak
mutlak dan relative tiap wilayah
2.
Biaya
transportasi
3.
Kelancaran
prasarana transportasi antara wilayah
o
TEORI
§ Kekuatan gravitasi
dimana k = 1, teori ini yang sangat
mempengaruhi adalah jarak, semakin kecil jarak, semakin besar interaksi
§
|
GaTik
|
§ Teori indeks konektivitas
o
Wilayah
§ Formal = kesamaan fisik, homogeny,
bentang alam, statis, ex = wilayah pegunungan, dataran rendah, Asia tenggara
§ Fungsional = menunjukan interaksi,
dinamis, heterogen, ex = kota, kecamatan, desa
o
Pusat
pertumbuhan = wilayah yg pesat perkembanganya sehingga mendorong perkembangan
wilayah sekitar. Teori :
1.
Tempat
sentral teori heksagonal by christaller. Konsep teori ini adalah jangkauan
(jarak untuk ambil barang) dan ambang (jumlah penduduk minimal). Teori ini
intinya adalah pelayanan, dimana pelayanan baik disitulah pusat pertumbuhan.
Teori ini punya 3 hirarki
o
Hirarki
3 = pasar yang optimum
o
Hirarki
4 = lalu lintas yang optimum
o
Hirarki
7 = administrasi optimum
2.
Teori
kutub pertumbuhan = wilayah tumbuh tidak serentak, tetapi sesuai dengan
kecepatan dan intensitas daerah masing – masing.
o
Wilayah
pusat pertumbuhan Indonesia
§ Medan
o
1.
Aceh dan SUMUT pusat di medan
o
2.
SUMBAR, Riau dan Kep Riau pusat di pekanbaru
§ Jakarta
o
3.
jambi, sumsel, Bengkulu, babel pusat di Palembang
o
4.
lampung, JKT, jabar, jateng, banten pusat di JKT
o
5.
kalbar pusat di pontianak
§ Surabaya
o
6.
jatim dan bali pusat di Surabaya
o
7.
kalteng, kaltim, kalsel, kaltara pusat di samarinda
§ Makassar
o
8.
NTT, NTB, Sulsel sulTra pusat di Makassar
o
9.
sulteng, sulbar, sulut, gorontalo pusat di Manado
o
10.
Maluku dan papua pusat di sorong
No comments:
Post a Comment